Kependudukan masy.Nias

Kependudukan

Jumlah penduduk Kabupaten Nias tahun 2007 adalah  442.548 jiwa dengan kepadatan penduduk 127 jiwa/km² dan 85.361 rumahtangga. Keadaan penduduk menunjukan bahwasanya lebih banyak jumlah perempuan daripada laki-laki.

a. Pendidikan

Pendidikan merupakan patokan utama yang mendukung sumber daya pada masyarakat Nias. Kemajuan teknologi dan masuknya berbagai komunitas dan hal-hal modernisasi pada masyarakat Nias telah mengubah perspektif untuk lebih meningkatkan pendidikan. Jika dulu kebanyakan orangtua masih bersifat primitif dengan konsep perempuan sebagai pekerja rumah dan laki-laki sebagai pengubah kondisi keluarga namun dengan di berikannya kesempatan untuk mengecap pendidikan sehingga perubahan dalam dunia pendidikan sudah menjadi konsumsi sehari-hari bagi orangtua dengan tidak pilih kasih dan mau menyekolahkan anaknya baik perempuan maupun laki-laki. Terlebih dengan adanya pembangunan-pembangunan pasca gempa tanggal 28 maret 2005 perubahan tersebut semakin tampak, setidaknya anaknya mengecap pendidikan SD dan tidak buta huruf.

b. Perumahan

Rumah tempat tinggal merupakan salah satu kebutuhan yang sangat diperlukan oleh penduduk karena fungsi utama sebagai tempat berlindung bagi anggota rumahtangga. Menurut kepemilikannya pada tahun 2005, Nias dalam angka, BPS terdapat 76.962 rumahtangga di Kabupaten Nias yang mendiami rumah bangunan fisik artinya bukan tinggal di tenda/camp/barak. Perinciannya yakni; 65.120 rumahtangga diantaranya mempunyai status milik sendiri, 1.407 rumahtangga mengontrak, 850 rumahtangga menyewa, 1.579 rumahtangga bebas sewa, 854 rumahtangga mnempati rumah dinas, 6.904 rumahtangga menempati rumah milik orangtua/keluarganya.

c. Mata Pencaharian

1. Pertanian

Bidang pertanian merupakan salah satu mata pencaharian bagi masyarakat Nias, terutama yakni tanaman pangan. Jumlah produksi  padi sawah sebesar 62.762 ton dan padi ladang sebesar 650 ton. Pertanian merupakan penunjang bagi keberlangsungan kekerabatan bagi masyarakat Nias untuk saling berbagi di masa-masa susah. Kebersamaan dalam mengolah tanaman pertanian terlihat jelas dalam kegiatan gotongroyong dalam membuka lahan maupun pada saat dilaksanakan penanaman tanaman tersebut, kebersamaan juga terjalin saat panen tiba.

  1. Perkebunan

Tanaman perkebunan yang ada di Kabupaten Nias adalah tanaman perkebunan rakyat dengan komoditi andalan karet, kelapa, kakao dan beberapa komoditi yang lain seperti kopi, cengkeh, pala dan nilam. Selama tahun 2006 produksi tanaman karet di Kabupaten Nias mencapai 47.334 ton dari luas tanaman seluas 21.919 ha dan diusahakan oleh 21.033 rumahtangga petani.

Tanaman kelapa selama tahun 2006 mencapai 23.505 ton dari luas tanaman seluas 24.256 ha dan yang diusahakan oleh 16.939 rumahtangga petani. Demikian juga untuk tanaman kopi, produksinya mencapai 43 ton dari luas tanaman seluas 172 ha dan yang diusahakan oleh 1.254 rumahtangga petani,  produksi cengkeh mencapai 17 ton dari luas tanaman seluas 1.117 ha, yang diusahakan oleh 2.070 rumahtangga petani. Hasil tanaman perkebunan rakyat dari Kabupaten Nias pada umumnya hampir seluruhnya dijual keluar daerah dalam bentuk bahan mentah, melalui para pedagang baik lokal maupun luar daerah.

3. Kehutanan; Luas hutan di Kabupaten Nias tahun 2006 adalah 119.399 ha terdiri dari hutan lindung seluas 80.836, 68 ha, hutan produksi seluas 4.759, 97 ha, hutan produksi terbatas seluas 26.063, 01 ha dan hutan konversi seluas 7.739,06 ha.

4. Peternakan

Ternak yang paling dominan adalah ternak babi sebanyak 35.375 ekor, kambing sebanyak 10.926 ekor, sapi sebanyak 1.618 ekor, kerbau 829 ekor, kerbau 82 ekor, unggas berupa ayam dan itik, ayam sebanyak 565.154 ekor dan itik sebanyak 21.500 ekor.

5. Perikanan; hasil produksi ikan di Kabupaten Nias selama tahun 2006 adalah 8.995, 61 ton terdiri dari produksi ikan laut sebesar 8.970, 31 ton dengan banyaknya nelayan 6.615 orang, prduksi ikan air tawar sebesar 25.30 ton. Ikan yang berasal dari sungai 3.6 ton, ikan rawa sebesar 12, 8 ton, ikan kolam 4,8 ton, dan ikan tambak 4 ton.

6 Perindustrian; selama tahun 2007 di Kabupaten Nias terdapat sebanyak 2.178 unit perusahaan/usaha industri kecil dimana menyerap tenaga kerja sebanyak 4.719 orang.

d. Perhubungan dan komunikasi

Tahun 2007, panjang jalan di daerah Kabupaten Nias adalah 2070, 37 km dengan kondisi permukaannya yang sudah di aspal sepanjang 466,92 km, jalan yang masih ada kerikil seluas 313,21 km dan jalan yang berupa tanah seluas 1.20, 44 km. Sarana komunikasi yang digunakan semakin bervariasi mulai dari penggunanan jasa telekomunikasi hingga dunia maya atau internet. Untuk jasa telepon, jumlah sambungan telepon yang ada di Kabupaten Nias pada tahun 2007 sebanyak 2.361 sambungan.

e. Transportasi

Tahun 2007 seluruh ibu kota Kecamatan di Kabupaten Nias kecuali kecamatan Afulu telah dapat dilalui bus umum yang memiliki izin trayek dari kota Gunungsitoli ke masing-masing ibukota kecamatan. Sarana transpotasi ada berbagai macam baik berupa roda dua hingga roda empat, mulai dari sepeda motor, becak bermotor hingga angkutan umum. Transportasi laut Kabupaten Nias memiliki 3 pelabuhan laut yaitu; pelabuhan laut Sirombu, Lahewa yang melayani pelayaran rakyat khususnya pengangkut barang dan penumpang sedangkan pelabuhan laut Gunungsitoli melayani pelayaran nasional masyarakat Nias yang berasal dari Medan, Sibolga dan sebagainya. Pelayaran ini juga mengangkut barang dan penumpang.

3 thoughts on “Kependudukan masy.Nias

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s